Albert Einstein vs Abu Nawas

Rabu, Mei 21, 2014 , 6 Comments

Alkisah dalam suatu settingan imajiner, di sebuah perjalanan menumpang kereta uap, Albert Einstein, sang ilmuwan besar yang terkenal akan kepintarannya duduk bersama dengan seorang penduduk biasa namun terkenal cerdas, Abu Nawas. Untuk menghilangkan kejenuhan Albert Einstein pun mengajak Abu Nawas untuk bermain tebak-tebakan.

Einsten yang merasa memiliki pengetahunan yang tinggi pun berkata
"Aku akan mengajukan satu pertanyaan, jika engkau tidak tahu jawabannya maka kita harus membayar saya hanya sejumlah 5 keping emas, namun jika aku yang tidak tahu jawaban dari pertanyaan engkau, maka aku akan membayar engkau sejumlah 500 keping emas"

Abu Nawas pun berkata dalam hatinya "Aku hanya punya 10 keping emas di sakuku, paling banyak hanya bisa mejawab dua pertanyaan saja bila salah"   
 
Ia pun berkata kepada Albert Einstein
"Baiklah aku setuju, dengan syarat kau hanya bisa mengajukan dua pertanyaan saja"  
 
Mendengar persyaratan dari Abu Nawas, Albert Einstein pun kontan menyetujuinya sambil membayangkan koceknya akan bertambah banyak 10 keping emas

Einsten pun mengajukan pertanyaan pertamanya 
“Berapakah jarak antara Matahari dengan Bumi saat ini?”  
 
Abu Nawas tidak mengucapkan sepatah katapun, ia langsung merogoh sakunya dan mengeluarkan 5 keping emas serta memberikannya ke Einstein.

Sekarang giliran Abu Nawas, ia pun bertanya kepada Einstein
“Apakah yang naik ke atas bukit dengan tiga kaki dan akan turun kembali dengan empat kaki?” 
 
Einstein berpikir keras, ia segera membuka-buka koleksi bukunya yang tebal dan beratus-ratus halaman..Selama hampir satu jam berpikir keras Einsten masih gagal menemukan jawaban dari pertanyaan Abu Nawas. Ia pun menyerah dan merelakan 500 keping emasnya berpindah tangan ke Abu Nawas.
Einstein pun teringat akan jatah pertanyaan ke dua yang ia miliki. Alih alih mengajukan pertanyaan ilmiah lainnya iapun mengajukan pertanyaan untuk menjawab rasa penasarannya. 
 
“Jadi, apakah yang naik ke atas bukit dengan tiga kaki dan akan turun kembali dengan empat kaki itu?”
 
Kembali Abu Nawas tidak bersuara, ia kembali hanya merogoh sakunya dan memberikan Einsten 5 keping emas. Begitulah Abu Nawas, hilang 10 dapat 500 keping emas :D
 
***************

Kepintaran adalah kemampuan kita dalam menyerap informasi. Ketika kita mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang kita serap, kita cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi.

Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat kita tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat kita bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

6 komentar:

  1. like it! pintar memang bukan segalanya, walaupun perluuu...tapi kecerdasan perlus eslalu diasah....salam kenal yaaa :D

    indahnnuria.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Takjub dg abu nawas, ternyata dia benar2 bertanya dan tidak tahu jawabannya. CERDAS :)

    BalasHapus
  3. @indah nuria Savitrisalam kenal juga mbak :) selamat datang di rumah kami :)

    BalasHapus
  4. Haha, Abu Nawas keren ya pak Todi, Einstein gitu lho dikalahin..
    tapi emang bener, kepintaran itu bukan segalanya ya, orang cerdas selalu punya banyak cara untuk menjawab apapun kejadian yang dia hadapi :D

    Sudah lama nggak mampir kesini ^_^

    BalasHapus
  5. semoga saya juga bisa jadi orang yang cerdas :)

    BalasHapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html