Tentang Sang Buah Hati

Kamis, Juni 02, 2011 , 8 Comments

Bismillahirohmanirrohiim…

Postingan ini saya mulai dengan sebuah pertanyaan..
Menurut kalian apa sih rizky terbesar dalam hidup ini?
Menurut saya salah satu diantara rizky terbesar seorang manusia selain nikmat iman, islam, sehat dan pasangan yang sholeh/sholehah adalah tentunya buah hati…

Diantara sobat yang akan mulai mebaca postingan saya ini ada yang sudah menikah? Ada yang sudah diberikan buah hati?? Well, apapun jawabannya, ga masalah.. **jadi ngapain juga nanya** :D

Tapi entah mengapa saya sering menemui mereka yang menganggap memiliki anak sebuah beban… Sebuah tanggung jawab memang benar, tapi sebuah beban menurut saya belum tentu 100% benar.. Mungkin mereka yang beranggapan seperti itu mengunakan standar finansial bagi parameternya…Hidup berdua dengan pasangan kita aja pas-pasan apalagi kalo ditambah dengan seorang anak…Subhanalloh kawan, sesungguhnya rizky NYA itu sangat luas dan seorang anak saat dilahirkan ke dunia itu sudah memiliki rizky tersendiri yang diberikan oleh Alloh SWT, tinggal gimana orang tuanya aja ikhtiar…
Oke itu satu hal..hal lain selain rizky yang biasa menjadi issu menarik saat kita memiliki anak adalah masalah pendidikan…Terus terang saya prihatin dengan kondisi di sekitar kita saat ini yang menurut saya kurang kondusif untuk membesarkan anak…Dunia anak lekat dengan kekerasan dari berbagai sumber, utamanya tentu melalui tayangan film baik di TV ataupun DVD dan sejenisnya, belum lagi terpaan pola hidup instan dan konsumerisme yang membahayakan perilaku dan akhlak anak-anak kita kelak..Jangan heran juga kalo anak-anak di sekitar kita sekarang lebih fasih bersenandung lagu cinta satu malam atau keong racun daripada melafalkan iqro atao ayat-ayat suci Al-Qur-an..

Hal-hal seperti inilah yang terkadang menjadikan orang tua seperti saya ini was-was akan masa depan anak saya kelak..karena setau saya kelak di akhirat nanti kita para orang tua akan dimintakan pertanggungjawaban terhadap apa yang telah kita perbuat terhadap anak-anak kita… Saya dan istri saya hanya bisa terus berikhtiar dan berdoa kepada Alloh SWT agar anak kami tetap dijaga dalam jalan yang lurus dan menjadi anak yang berilmu serta beramal sholeh…Aamiin Allohumma ya Aamiin...

Beberapa hari terakhir dirumah kami sedang giat2nya mengikuti tausiyah yang diberikan oleh guru kami Ust.Yusuf Mansyur dengan Pesantren Darul Qur’an dan konsep hafalan Qur’an nya yang dikenal dengan "One Day One Ayat"… Yang membuat kami bersyukur dan terus terang merinding serta iri adalah melihat para santri yang rata-rata berusia belia sudah fasih menghafal beberapa Juz Al Qur’an..Beberapa hari yang lalu saya melihat kaka beradik yang berusia 9 dan 12 tahun yang berasal dari Aceh sudah hafal masing-masing 2 dan 4 juz, Ga cuma hafal tapi lancar dan merdu bacaannya dan tajwidnya itu, subhanalloh, bagus banget…Bayangin kita yang udah seumur begini dah hafal berapa juz?? Hayo ngaku… Lain waktu saya juga melihat santri beliau umur 9 tahun yang lantunan azannya merdu banget, kaya dengerin azan di Madinah Munawarroh…Dan tau ga sobat? Anak tersebut sudah di “pesan” oleh seorang syaikh dari Madinah untuk dijadikan muadzin kelak di Madinah..Subhanalloh…

Intinya, di tengah-tengah beratnya tantangan mendidik anak di zaman seperti ini, masih ada secercah harapan bagi orang tua yang berniat dan bersungguh dalam membesarkan dan mendidik anaknya di jalan Alloh SWT…Pelajaran lain yang kami petik juga dari Ust Yusuf Mansyur adalah jangan takut memasukkan anak ke pesantren… Beliau pernah berkata dalam tausiyah nya :
…Siapkan anak anda untuk mengejar akhirat, karena niscaya dunia akan mengikuti..Tapi jika dunia semata yang dipersiapkan, akhirat belum tentu tergenggam…

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

8 komentar:

  1. banyak anak, banyak rezeki..justru ketika kelahiran sang buah hati pintu-pintu rizki pun terbuka..............siapapun menginginkan buah hatinya mnjadi anak shaleh dan shalehah..termasuk saya ktka mempunyai nak kelak..amien ya rabb..

    BalasHapus
  2. SEtuju ama postingan diatas,banyak loh pasangan yang pegen punya anak tapi belum dikasih2..yah,pondasi agama adalah salah satu yang dapat dijadikan pegangan kelak

    BalasHapus
  3. anak itu kan anugrah dr Tuhan..hmm, iyah bnr anak jaman sekarang rentan terkenan "virus2" spt itu..apa lg skrg TV bebas menayangkan hal2 spt itu..
    hiihihii

    BalasHapus
  4. Setuju Pak...didiklah anakmu sesuai zamannya..kata Ali ra.
    maka kita harus mnyelamatkan generasi kita..hehee
    berasa pnya anak nih... :P

    BalasHapus
  5. waaaaaaaah hanif... beruntunganya kamu punya ayah se oke om todi :D

    BalasHapus
  6. bagi yang sudah menikah, rizki terbesar dalam hidup dan anugerah terindah adalah kehadiran buah hati.. bagi yang masi belon spt saya bersabar kali yua haha.. Hanif soleh kebanggaan abi umi! Semoga besarnya tetap menjadi Hanif yang dibanggakan orangtua dan keluarga:)

    BalasHapus
  7. bagi yang sudah menikah, rizki terbesar dalam hidup dan anugerah terindah adalah kehadiran buah hati.. bagi yang masi belon spt saya bersabar kali yua haha.. Hanif soleh kebanggaan abi umi! Semoga besarnya tetap menjadi Hanif yang dibanggakan orangtua dan keluarga:)

    BalasHapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html