Saya dan Linieritas...

Kamis, Januari 28, 2016 , 2 Comments

Linieritas...Sebuah kata yang tidak asing lagi bagi para insan pendidikan tinggi di Indonesia. Kata yang sedikit banyak menggambarkan spesifik keilmuan seorang tenaga pendidik. Sebuah kata yang sempat digunakan oleh beberapa profesor saat mempertanyakan jalur pendidikan saya. Sedikit banyak mereka memvonis mati cita-cita saya untuk menjadi tenaga pendidik dikarenakan jalur pendidikan saya yang zigzag alias tidak linier. 

Dulu..ketika masih kuliah pasca sarjana, seorang ibu profesor sempat terheran heran kenapa ada seorang lulusan Sarjana Teknik bisa nyasar di Kesehatan Masyarakat. Beliau meragukan kemampuan saya untuk dapat mengikuti kegiatan akademik dengan baik dan bahkan sempat menyarankan saya untuk “tobat” dan kembali ke jalan yang benar :) .... Saya saat itu cuma bisa mencoba memahami maksud dan jalan pikiran sang Ibu profesor. Alhamdulillah sampai dengan akhir tenggat masa studi tiba, saya masih mampu mengimbangi performa akademik rekan-rekan yang lain.
Lanjut setelah lulus, mencobalah saya untuk melamar menjadi tenaga pendidik di salah satu universitas negeri di daerah tempat tinggal saya. Kembali, pemahaman yang salah kaprah akan linieritas dari para petinggi kampus tersebut, yang notabenenya para Profesor (lagi) menggagalkan hasrat saya untuk bisa mengabdi secara total disana. Well, it's not my "Rejeki"...

Tapi sampe detik ini saya bersyukur atas ketidaklinieran pendidikan... Ketidaklinieran ini mampu membantu  meluaskan sudut pandang saya akan interkoneksi multidisipliner yang seringkali dibutuhkan saat kita bekerja dan berkarya... Ketidaklinieran ini juga membantu saya untuk membebaskan ide dan pikiran saya untuk melanglang buana #lebaybangetyak

Saya ga paham, kenapa di tengah malam begini tiba-tiba pingin menulis topik ini... Sepertinya Alloh SWT sedang memantapkan hati dan pikiran saya untuk terus melangkah dan bersyukur atas semua yang telah diberikan kepada saya dan keluarga

Satu lagi, pesan untuk abang Hanif dan dede Ali... Tuntutlah ilmu setinggi dan seluas-luasnya nak, bahkan jika memang harus mengorbankan harta dan materi mu, percaya saja nak, tidak akan merugi mereka yang menuntut ilmu yang bermanfaat...

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

2 komentar:

  1. syukurnya tetap lanjut dan ga down ya bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. hooh msbro...bersyukur banget :) aniwei thanx udah BW ke mari :)

      Hapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html