Tentang menjadi CikGu

Senin, Januari 19, 2015 , , 3 Comments

Bismillaahirrohmanirrohiim
Menjadi seorang dosen, mungkin suatu profesi yang ayahmu ini ga pernah terbayangkan akan dilakoni atau menjadi cita-cita nak… Tapi disinilah sudah, saat sebuah rizky berbalut amanah harus kami (umi dan abi) emban sebagai seorang dosen, atau yang mungkin kalian sering sebut dengan istilah cikgu besar (inspirasinya dari tokoh kepala sekolah dalam serial upin dan ipin) :)

Menjadi cikgu besar (baca:dosen) bukanlah suatu hal yang enteng anakku… kami bukan mengeluh dan tak akan mengeluh…karena kami bersyukur telah mencapai sejauh ini. Asal kalian tahu nak, posisi cikgu besar terkadang terlihat berkilauan dan jaminan makmur bin mapan disebagian besar pandangan orang…padahal mereka tak tahu bahwa kami tak semakmur dan semapan yang mereka kira.

Coba kalian searching di internet, banyak kisah2 para cikgu besar dengan pendidikan setinggi-tingginya namun masih jauh kalah besar penghasilannya dengan seorang operator pabrik setara tamatan SMA. Tapilah itu kondisi negeri ini nak, mungkin dizaman kalian dewasa, 20 atu 30 tahun lagi dari sekarang semua itu akan berubah…

Tapi kami, abi dan umi, tetap bangga menjadi cikgu besar…karena menjadi cikgu besar itu semua mengenai passion, mengenai bagaimana menjadi insan yang berguna bagi sesamanya, bagaimana menyebarkan ilmu yang bermanfaat agar menjadi tabungan investasi kami kelak di akhirat…

Tapi satu hal yang kami takutkan saat kami menjadi cikgu besar nak…saat kami atas seijin Allah SWT sukses mendidik para anak didik kami, tapi kami malah gagal mendidik kalian anakku #naudzubillah

Anakku, berjanjilah saat kalian membaca tulisan ini kelak..ingatlah bagaimana kami mendidik kalian dahulu… bukanlah untuk kami, tapi sejatinya untuk bekal kalian jua…


In the middle of January 2015
sumber gambar disini

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

3 komentar:

  1. Menjadi seorang cikgu besar merupakan cita2 yang belum bisa saya gapai, karena menurutku hanya profesi itulah yang membuat ilmu yang sy pelajari puluhan tahun bisa bermanfaat. Berbicara tentang penghasilan, kemapanan, atau segala hal yang berhubungan dengan nafsu duniawi, rumput tetangga akan terlihat lebih hijau bang.. berbicara tentang waktu dan cara mendidik anak, sy pikir kalian lebih berpotensi memilikinya dibanding kami yang buruh pabrik.. so.. Sy yakin Hanif pasti bangga dengan kalian.. :)

    BalasHapus
  2. menjadi cikgu itu tidak mudah, apalagi jika murid tidak mengerti terus dengan apa yang dijelaskan cikgu, cikgu harus selalu sabar

    BalasHapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html