Kelak Kamu Tidak Perlu Ayah Nak...

Rabu, Maret 05, 2014 , 12 Comments

Anak
"Ayah, ayah temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang, maksudnya supaya nyamuk itu tidak akan menggigit anaknya. Apakah ayah akan melakukan hal yang sama?" 

Ayah
"Tidak, Nak...tetapi ayah akan mengusir nyamuk sepanjang malam supaya tidak menggigit siapapun!" 

Anak
"Oya ayah, aku pernah membaca cerita tentang seorang Ayah yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan sampai kenyang. Apakah ayah akan melakukan hal yang sama?" 

Ayah
"Tidak, Nak.. Ayah akan bekerja sekuat tenaga supaya kita semua bisa makan dengan kenyang dan kamu tidak harus sulit menelan makanan karena merasa tidak tega melihat ayahmu sedang menahan lapar!" 

Sang Anakpun tersenyum bangga mendengar apa yang dikatakan ayahnya... 

Anak
"Kalau begitu, aku boleh selalu menyandarkan diriku kepada ayah, ya?" 


 Ayah  (sambil memeluk anak itu)
"Tidak, Nak...ayah akan mengajarimu berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, supaya engkau tidak harus jatuh tersungkur ketika suatu saat ayah harus pergi meninggalkanmu." 

Orang tua yang bijak bukan hanya berhasil menjadikan dirinya tempat bersandar, tetapi juga yang berhasil bisa membuat sandaran itu tidak diperlukan.

Roda kehidupan berputar, satu menjadi seorang anak, lain waktu menjadi seorang ayah....Anak anakku... suatu saat kalian akan mengerti maksudnya...

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

12 komentar:

  1. wah, setuju dengan om :)
    saya juga tidak suka anak saya nantinya jadi manja

    BalasHapus
  2. Percakapan antara ayah dan anak yang menginspirasi

    BalasHapus
  3. Jadi nggak sabar pengen punya anak juga..
    biar bisa jadi ayah teladan kayak gini :')

    BalasHapus
  4. Ah, ayah saya salah satunya. Beruntung sekali saya punya seorang Ayah yang keren!

    BalasHapus
  5. apa kabarnya mas Todi lama gak maen ke sini liat fto lucu hanif n adeknya yang so cute banget.. baca tulisan ini jadi pengen juga menjadi ayah, ibu atau orangtua yang baik untuk anak kelak. so inspiring

    Makasih dah berbagi tulisan yang penuh makna.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah baik mbak dee... makasih ya dah mampir lagi :)

      Hapus
  6. betul.. begitulah seharusnya seorang ayah..

    salam kenal :)

    BalasHapus
  7. Saingan terberat adalah sang ayah, bagaimana mendidik anaknya nanti seberhasil ayah ketika mendidik anaknya (kita) sehingga menjadi seberhasil saat ini

    BalasHapus
  8. Saya terenyuh membaca postingan ini.... Jadi inget sama bapak saya :(

    BalasHapus
  9. keras dan kebebasan yang sesuai aturan syari'at agama dan negara :)
    insya Allah anak bakal jadi manusia 100%
    jangan sampai anak kita jadi siluman :D

    BalasHapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html