Ini Ideku, Mana Idemu?

Sabtu, Juni 01, 2013 , 20 Comments

Kemarin, tanggal 31 Mei 2013 diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia.. Timeline twitter saya isinya tweet seputar kampanye HTTS 2013 ini…Fenomena kampanye menggunakan sosial media (Socmed Campaign) saya lihat sebagai salah satu cara untuk memperjuangkan aspirasi dari golongan, kelompok atau komunitas tertentu, termasuk komunitas anti rokok. 



Saya jadi teringat 3 atau 4 tahun lalu saat masih kuliah di Surabaya, disanalah saya pertama kali melihat kegiatan terkait HTTS secara langsung oleh para mahasiswa di FKM UNAIR. Mereka melakukan aksi-aksi damai terkait kegiatan peringatan HTTS ini. Yang paling saya inget adalah aksi menukarkan sebatang rokok dengan beberapa butir permen :D .

Berapa tahun berlalu, beberapa kali peringatan HTTS di gelar, tapi sepertinya nampaknya kesadaran akan rokok dan bahaya merokok masih belum nampak secara signifikan di dunia nyata. Kesadaran masih bersifat ekslusif
bikin saya mikir mas (selama ini ketauan ga pernah mikir)
Saking hampir putus asanya melihat kenyataan perokok masih merajalela, muncul ide di otak saya yang karatan dan berkapasitas minim untuk menekan angka perokok, khususnya di ruang publik, walaupun pasti idenya asal dan agak nyeleneh...ini dia idenya :
  1. Batasi peredaran korek api / pemantik di kota besar dan ibukota kabupaten, kalo perlu jadikan barang mewah. Logikanya ga ada korek api ya ga bisa nyalain rokok..kalo mo nekat tetep nyalain rokok langsung dari kompor atu nungguin petir mah lain soal…
  2. Ganti nama hari peringatannya, jadi Hari Tanpa Rokok Sedunia, biar ga rancu..Selain itu yang bahaya kan bukan tembakaunya... setau saya komoditas tembakau bisa diolah jadi produk2 lain selain rokok…
  3. Lawan iklan rokok dengan iklan anti rokok…propaganda dengan propaganda

Ide dan cara yang lain silahkan tambahkan sendiri,  saya udah pusing gara gara kelamaan jadi perokok pasif

Intinya..masih banyak jalan untuk menuju roma, masih banyak jalan untuk berhenti merokok..

Oya, maaf kalo beberapa postingan terakhir saya membahas rokok dan perokok, ini merupakan salah satu ikhtiar saya supaya anak-anak saya kelak bila beranjak remaja tidak menjadi ahli hisap alias smokers... dan jangan ditanggapi terlalu serius ya ide2 ngawur saya... WOLES aja mas bro n mbak sist.. *haissshhhh

sumber gambar disini

Considering blogging as a crosstime communication with our descendants| Have a nice blogwalking and please leave your comments if drop by

20 komentar:

  1. sepakat saya tuh sama idenya...
    lawan iklan rokok dengan anti rokok :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saatnya penggiat media kreatif yg anti rokok beraksi :)

      Hapus
  2. saya setuju yang ketiga mbak,,,,
    andai saja bisa bikin iklan anti rokok ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiah Kok mbak...
      Kang Todi Lekong tulen Bok... wkwkwkwk

      Hapus
    2. Whuaduhhh...#benerinmakeup

      Hapus
    3. Dimana ada niat..disitu ada jalan...ayo buat iklan anti rokok

      Hapus
  3. Gini loh kang, kalau hanya bikin champaign tidak terlalu ber-efek
    lha Negara dalam hal ini Pemerintah juga maju mundur dalam hal pelarangan merokok. disatu sisi membahayakan tapi disatu sisi cukai dari rokok termasuk pemasukan yg besar loh kang.

    sikap tegas Ya atau tidak sangat diperlukan
    lha ibaratnya pemerintah ini seperti orang yang tidak merokok tapi menjual rokok, nggih sami ugi sami mawon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pemasukan besar ya..tapi jauh lebih besar biaya yg dikeluarkann pemerintah dlm penanganan dampak kesehatan akibat rokok..hanya indonesia saja negara yg belum meratifikasi undang2 tntang tembakau...negara disetir industri rokok..itu sudah jadi rahasia umum kang

      Hapus
  4. kalau cuma campaign tidak cukup kang, PP ttg rokok saja tidak diindahkan karena tidak adanya tindakan yg tegas dari pemerintah untuk para perokok di tempat umum, tapi pemerintah berani ngak menutup pabrik rokok yang jumlahnya lebih dari 3000pabrik, jawabannya pasti mereka akan berpikir ulang karena devisa yg dihasilkan dari rokok ini mencapai 64, 5 triliun pertahun, angka yg sangat fanstastis bukan...miris indonesia adalah negara tertinggi angka perokok aktif, perokok laki2 menncapai 67 persen dari jumlah penduduk, perokok wanitanya 6, 4 persen, agrhhhhh saya gerah kesal dengan perokok di tempat umum, rasanya pingn saya lipat2 masukin koper hehhe..

    BalasHapus
  5. Devisa 64.5 T itu siapa yang menikmati makcik? Sedangkan angka pengeluaran negara utk mengobati dampak kshatan akibat rokok aja hampir 2x lipat dari angka devisa tsb per thnnya.. utk masalah rokok penangannya bisa pake prinsip supply and demand control..klo supply rokok ga bisa dikotak katik..mka demand masy yg direduce..salah satu caranya dgn iklan lwan iklan, propaganda lawan propaganda

    BalasHapus
  6. pernah lihat iklan produk rokok, tapi sambil ngerokok? cara "doktrin" yg tepat. iklannya terlihat laki banget.

    iya bener mas, harus diganti bukan hari tanpa tembakau sedunia. tapi tanpa rokok sedunia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah gambaran betapa lihainya industri rokok dengan strategi pencitraannya yang luar biasa dahsyat..

      Hapus
  7. emang sih om
    susah banget menghilangkan kebiasaan merokok
    bahkan ada yang menganggap kalo merokok itu keren :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang yang beranggapan seperti itu berarti korban propaganda iklan rokok..kasian saya

      Hapus
  8. iya bang. anak kesmas. FKM UNAND.
    mau masuk semester 5 hehe

    :D

    SAY NO TO TOBACCOO!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. wow...ada public health crew mampir dimari :) Salam Sehat :)

      Hapus
  9. saya sudah pasang iklan anti rokok dibagian bawah blog saya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. soal logo bloofers, coba Ctrl+(-) deh browsernya dan lihat di pojok atas sebelah kiri :D

      Hapus
    2. mantap...jadilah blogger tanpa asap rokok :D

      Hapus
  10. Lama gak berkunjung, bagus mendukung gerakan tanpa rokok.. rokok memang pelan-pelan membunuh si perokok, namun juga lebih akan membunuh kita yang menghiru asapnya. Meski begitu bagi sebagian orang, rokok adalah hidupnya.. tanpa rokok mungkin mereka serasa ada yang kurang. Yah, itu tergantung masing-masing pribadi seseorang.. ikut menyimak saja di blognya mas Todi. Thanks dah share

    BalasHapus

Silahkan bebas berkomentar asal sopan, bukan iklan ataupun spam (spam atau iklan akan saya delete)

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html