MRATODI: arsitektur

What i can share, i share

Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan

Senin, April 29, 2024

Dinasti Mamluk: Juru Kunci Ajaib Arsitektur Islam

Senin, April 29, 2024 0
Dinasti Mamluk: Juru Kunci Ajaib Arsitektur Islam



Siapa sangka, abad ke-13 hingga ke-16 di Mesir dan Suriah menjadi tonggak arsitektur Islam yang penuh warna dengan keajaiban Dinasti Mamluk. Bangunan-bangunan megah mereka tidak hanya mencerminkan keindahan visual tetapi juga menyimpan rahasia kekuatan dan kekayaan budaya Islam pada masa itu. Mari kita selami keanggunan dan keajaiban arsitektur mereka yang tak terlupakan.

Pesona Kubah dan Minaret yang Menjulang

Bukan sekadar atap, kubah dalam arsitektur Mamluk adalah jendela ke langit. Dengan desain yang rumit dan penuh hiasan, kubah-kubah ini menghadirkan pesona spiritual yang mendalam. Sementara minaret, dengan berbagai bentuknya yang unik, bukan hanya menjadi panggilan sholat, tetapi juga simbol kehadiran Islam yang tak tergoyahkan.

Dekorasi Ajaib dan Sentuhan Magis

Hiasan-hiasan di bangunan Mamluk bukanlah sekadar ornamen, tetapi cerminan kekayaan budaya dan kekuatan politik pada zamannya. Arabesque yang mempesona, kaligrafi yang menggetarkan hati, dan mosaik yang memukau, semuanya menambahkan sentuhan magis pada setiap dinding dan sudut bangunan.

Keseimbangan Antara Praktis dan Spiritual

Di balik kemegahan visual, arsitektur Dinasti Mamluk mencerminkan keseimbangan yang halus antara fungsi praktis dan nilai-nilai spiritual. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan dan kegiatan sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Inspirasi Tanpa Batas untuk Masa Kini dan Masa Depan

Pengaruh arsitektur Mamluk tak hanya berhenti pada masa lampau, tetapi terus menginspirasi desain bangunan Islam kontemporer. Kubah dan minaret yang menjadi ikon, serta dekorasi yang memikat, tetap menjadi sumber inspirasi bagi arsitek modern yang ingin memadukan tradisi dengan inovasi.

Melangkah Maju dengan Kekuatan Warisan Budaya

Arsitektur Dinasti Mamluk bukan hanya tentang bangunan megah, tetapi juga tentang misteri dan kekayaan budaya yang tersembunyi di dalamnya. Melalui pemahaman dan penghargaan terhadap warisan ini, kita dapat membangun masa depan yang lebih indah dan berarti bagi generasi mendatang.

Pesan untuk Masa Depan: Jejak Kejayaan Timnas Indonesia U23

Senin, April 29, 2024 0
 Pesan untuk Masa Depan: Jejak Kejayaan Timnas Indonesia U23

Sumber Gambar : https://muria.suaramerdeka.com/

Kepada anak-anakku yang tercinta,

Ketika kalian membaca ini suatu hari nanti, saya ingin kalian tahu tentang sebuah kisah yang penuh inspirasi dan kebanggaan bagi bangsa kita, Indonesia. Kisah tentang keberhasilan Timnas Sepakbola Indonesia U23 di Piala Asia 2024, yang telah menjadi bagian dari sejarah sepakbola kita dengan prestasi mereka yang gemilang.

Dalam perjalanan menuju kesuksesan mereka, ada sosok yang patut kita kenang dan hargai, yaitu pelatih fenomenal, Shin Tae-yong. Dia bukan hanya seorang pelatih, tetapi juga seorang pemimpin yang inspiratif, mentor yang peduli, dan pahlawan bagi para pemainnya.

Shin Tae-yong membawa visi yang jelas dan semangat yang membara kepada Timnas Indonesia U23. Dia membimbing mereka melalui tantangan dan rintangan, dengan keyakinan bahwa mereka dapat melampaui batas dan meraih keberhasilan. Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tak kenal lelah, mereka berhasil mencapai semifinal Piala Asia 2024, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi kita semua.

Saat kalian membaca ini, saya ingin kalian belajar dari kisah ini. Belajarlah tentang pentingnya visi, kerja keras, dan keteguhan hati dalam meraih impian kalian. Ingatlah bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kalian bersatu, bekerja keras, dan tidak pernah menyerah.

Dan ketika kalian menghadapi tantangan dalam hidup kalian sendiri, ingatlah tentang perjalanan Timnas Indonesia U23 dan pelatih Shin Tae-yong. Biarkan kisah ini menjadi sumber inspirasi dan kekuatan bagi kalian untuk terus maju, berjuang, dan meraih impian kalian dengan penuh semangat dan keyakinan.

Selamat membaca, anak-anakku tercinta. Semoga kisah ini membawa inspirasi dan harapan bagi masa depan kalian yang gemilang.

Dengan cinta AYAHMU

Rabu, Desember 06, 2023

Bicara Serius Tanpa Serius Banget: Mempertimbangkan Memondokkan Anak ke Pondok Pesantren

Rabu, Desember 06, 2023 0
Bicara Serius Tanpa Serius Banget: Mempertimbangkan Memondokkan Anak ke Pondok Pesantren


 Assalamulaikum, pembaca blog ini yang super keren! Kali ini, kita bakal bahas tentang keputusan yang kayaknya gede banget tapi tetap bisa kita bahas santai aja: memondokkan anak ke pondok pesantren. Ngobrolin hal ini sambil santai, semoga bisa memberi pencerahan buat yang lagi mikirin keputusan penting ini.

Gaya Hidup dan Nilai Keluarga

Jadi, kita tahu kan, tiap keluarga punya gaya hidup dan nilai-nilai masing-masing. Memondokkan anak bisa jadi pilihan biar nilai-nilai agama dan kemandirian makin melekat. Beberapa keluarga juga lihat ini sebagai lanjutan tradisi yang penting.

Dialog Buka-Bukaan

Penting banget, nih, ngobrol terbuka sama anak. Jelasin alasan, dengerin juga pendapat mereka. Biar nggak cuman "sok tahu" ortu, tapi beneran keputusan yang dirumusin bersama.

Pendidikan Agama, Bro!

Buat yang pilih memondokkan anak, biasanya karena pengen anak dapet pendidikan agama yang lebih mendalam. Ya gimana lagi, pengen anak ngerti agama bukan cuma di kertas doang, tapi bisa diterapin di kehidupan sehari-hari.

Tantangan, Ya Pasti Ada

Pasti, dong, anak yang pertama kali memondokkan diri pasti ketemu tantangan. Mulai dari kangen rumah, beradaptasi sama temen-temen baru, sampe urusan keseharian yang beda dari biasanya.

Jalan Bareng buat Pertumbuhan

Jadi, memondokkan anak ke pondok pesantren itu kayak langkah bersama buat pertumbuhan. Selama semua pihak ngomong, setuju, dan punya niat baik, semoga keputusan ini bisa jadi langkah berarti buat keluarga dan anak-anaknya.

Nah, gitu aja, bro. Semoga pembahasan ini membantu dan memberi warna baru buat yang lagi mikirin hal ini. Keep it cool!

Navigasi Sukses: Tips dan Trik Menulis Laporan Tugas Akhir Arsitektur

Rabu, Desember 06, 2023 0
Navigasi Sukses: Tips dan Trik Menulis Laporan Tugas Akhir Arsitektur


 Selamat datang, mahasiswa arsitektur yang sedang menjalani perjalanan menuju laporan tugas akhir! Proses penulisan tugas akhir di dunia arsitektur seringkali diidentikkan dengan menggambar, tetapi tahukah kamu bahwa kemampuan menulis juga sangat krusial? Jangan khawatir, kita akan bersama-sama menjelajahi tips dan trik untuk membuat laporan tugas akhir yang mengesankan.

1. Buat Rencana Terstruktur

Sebelum mulai menulis, buat rencana terstruktur. Tentukan bagian-bagian utama, seperti pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil, pembahasan, dan kesimpulan. Rencana ini akan menjadi panduanmu selama proses penulisan.

2. Jelajahi Ide Secara Mendalam di Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka bukan hanya daftar referensi. Jelajahi ide-ide yang telah ada dan temukan celah atau kontribusi unik yang dapat kamu bawa ke laporanmu. Ini memberikan dasar kuat untuk pemahaman konteks dan relevansi tugas akhirmu.

3. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Singkat

Arsitektur mungkin penuh dengan istilah teknis, tetapi hindari bahasa yang rumit jika tidak perlu. Pilih kata-kata yang jelas dan singkat untuk menjelaskan ide-ide kompleksmu. Pastikan setiap kalimat memiliki tujuan dan kontribusi terhadap tulisanmu.

4. Perhatikan Tata Letak dan Ilustrasi

Tambahkan ilustrasi, gambar, dan diagram untuk mendukung teksmu. Pastikan tata letaknya menarik dan mudah dipahami. Terkadang, satu gambar bisa menggantikan seribu kata. Pastikan gambar dan ilustrasimu memiliki keterangan yang jelas.

5. Cek Kesalahan dan Perbaiki Struktur Kalimat

Setelah menyelesaikan drafmu, lakukan revisi menyeluruh. Perhatikan struktur kalimat dan pastikan tiap paragraf memiliki alur yang logis. Perbaiki kesalahan tata bahasa dan ejaan untuk memastikan kesan profesional dari laporanmu.

6. Kembangkan Kesimpulan yang Kuat

Kesimpulan adalah penutup yang penting. Ringkas kembali temuan utama dan saran untuk penelitian selanjutnya. Pastikan bahwa kesimpulanmu memberikan dampak yang kuat dan merangkum esensi dari tugas akhirmu.

7. Berikan Waktu untuk Istirahat dan Revisi

Jangan menulis dalam satu sesi panjang. Berikan dirimu waktu untuk istirahat dan kembali dengan pandangan segar. Ini membantu kamu melihat potensi perbaikan dan meningkatkan kualitas tulisanmu.

Dengan menerapkan tips dan trik ini, semoga proses menulis laporan tugas akhir arsitekturmu menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Selamat menulis, dan semoga sukses menyelesaikan perjalanan akademismu!

Selasa, Desember 05, 2023

AI dan Arsitektur: Saya Tetap Pilih Kreativitas Manusia, Gak Ada yang Bisa Ngeganti!

Selasa, Desember 05, 2023 0
AI dan Arsitektur: Saya Tetap Pilih Kreativitas Manusia, Gak Ada yang Bisa Ngeganti!

Kembali lagi di blog saya yang selalu update (huekss #silahkan protes). Kali ini kita bakal coba bahas sesuatu yang gak kalah penting, yaitu gimana kehadiran Artificial Intelligence (AI) bisa ngefek ke cara kita, para insan arsitektur, bekerja. Tapi inget, saya tetep yakin, gak ada yang bisa gantiin kreativitas dan olah pikir manusia dalam mendesain!

Kehebatan Manusia dalam Desain Tetap Juara!

Meskipun AI punya segudang kemampuan canggih, saya tetep percaya bahwa otak manusia punya kekuatan yang nggak bisa ditandingin. Kreativitas kita, yang bisa nyambungin antara emosi, inovasi, dan keunikan, itu yang bikin desain jadi hidup. AI mungkin bisa bantu analisis dan ngitung-ngitung, tapi bakal susah banget buat nyentuh level kepekaan dan keindahan yang manusia bisa ciptain.

AI, Bukan Pengganti, Tapi Temen Bermanfaat!

Meski saya kerasan sama keunikan proses kreatif manusia, saya gak nge-‘underestimate’ potensi AI. Mesin pembelajaran bisa bantu kita tembus batas, ngasih inspirasi baru, dan bantuin kerja-kerja teknis yang monoton. Tapi, ya ampun, tentu saja, sentuhan kreatif kita yang ngebuat desain jadi masterpiece.

Desain yang Makin Asik Dengan Sentuhan Manusia

saya sebagai seorang pendidik punya tanggung jawab buat ngajarin generasi muda arsitek. Kita harus ngejaga kekreatifan dan keunikan mereka, sambil ngegabungin sama teknologi canggih. Jangan sampai kita melupakan esensi desain yang selalu ada dalam pikiran dan hati manusia.

Makanya, Mari Terus Jadi Manusia Kreatif yang Menginspirasi!

Dengan kebijaksanaan dalam pake AI, kita bisa buka jalan ke masa depan arsitektur yang lebih canggih dan cerdas. Sebagai pendidik, kita punya kesempatan buat bimbing anak-anak arsitek buat tetep jadi kreator sejati. Mari bersama-sama jaga kreativitas, karena pada akhirnya, gak ada yang bisa ngegantiin keunikan otak dan imajinasi manusia.

Kreativitas Manusia, Sahabat Abadi dalam Dunia Desain!

Terima kasih udah sudi mampir di blog saya! Jangan lupa, teman-teman, kreativitas kita, otak kita yang unik, itu yang bakal tetep jadi bintang utama dalam arsitektur. Yuk, terus berkreasi dan inspirasi generasi selanjutnya. Keep shining, creative souls! Terus berkarya...

Sabtu, Juni 06, 2020

Biologi Arsitektur: Dari Perspektif Kesehatan Masyarakat

Sabtu, Juni 06, 2020 6
Biologi Arsitektur: Dari Perspektif Kesehatan Masyarakat
Arsitektur adalah Kesehatan 
Saat mendiskusikan kesehatan , besar kemungkinan arsitektur tidak menjadi hal yang pertama terlintas dipikiran anda. Namun pengaruh arsitektur terhadap kesehatan manusia tidaklah dapat dielakkan. Terminologi "Arsitektur" sering melibatkan ide terkait disain visual, bangunan dan perkotaan. Kita bergerak keluar dan masuk darinya, berinteraksi dengannya, kita hidup dan bernafas didalamnya. Akan tetapi, kesehatan melampaui paradigma medis saja, mendorong munculnya berbagai isu seperti gaya hidup  dan lingkungan binaan, yang tentunya memerlukan pendekatan yang holistik. Lingkungan binaan dapat dioptimalkan untuk memaksimalkan kesejahteraan manusia. Sebagai contoh, komunitas yang sehat akan mengubah fungsi gen anak, proses biokimia, potensi kognitif, indeks massa tubuh, suasana hati, tingkat cedera, dan pada akhirnya, kemampuan mereka untuk berkembang sebagai orang dewasa. Arsitek dapat memainkan peran yang penting dalam membentuk lingkungan yang sehat; dan arsitek dapat bekerja serta berkolaborasi dengan para pengguna. Arsitek memiliki kemampuan untuk memulihkan dan mempromosikan solidaritas, kesehatan mental dan fisik serta menjadi sumber kebahagiaan.
Lingkungan Binaan dan Penyakit Tidak Menular 
Kesehatan masyarakat merupakan subjek yang sangat luas, akan tetapi arsitektur dan perancangan perkotaan dapat memberikan solusi yang konkret dan tidak terbantahkan untuk menjawab tantangan permasalahan kesehatan yang lebih luas, seperti isu kesehatan mental. Dengan meningkatnya angka penderita obesitas dan penyakit kronis lainnya yang berhubungan dengan gaya hidup yang cenderung kurang gerak, para ahli telah mencoba meneliti bagaimana lingkungan binaan mempengaruhi manusia serta mencari cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekaligus memastikan setting kondisi lingkungan agar dapat meningkatkan, alih-alih mengurangi, physical well-being.

Sumber: Restoration & Remediation

Lingkungan Binaan dan Penyakit Menular 
Lingkungan binaan dapat menjadi setting untuk terjadinya paparan berbagai mikroorganisme menular, seperti virus, protozoa, bakteri dan jamur. Paparan agen infeksi ini dapat terjadi melalui pernafasan, termasuk aerosol yang keluar dari jalur-jalur pemipaan maupun kontak langsung dengan fomite. Khusus untuk bakteri, permukaan yang basah dan lembab dapat menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi organisme patogen. Paparan ini kemungkinan berasal dari kombinasi beberapa mikroorganisme yang dapat berdampak pada inang manusianya.
Bangunan yang rusak karena air dan "Sick Building" menyebabkan gangguan pernafasan bagi penghuninya. Efek gangguan pernafasan ini seringkali tidak berhubungan langsung dengan alergi dan kemungkinan disebabkan oleh komponen mikroba yang menyebabkan iritasi atau pro-inflamasi. Hubungan antara lingkungan binaan dan kesehatan non pernafasan lainnya juga telah banyak didokumentasikan, termasuk efeknya terhadap perkembangan anak, kesehatan otak serta lagi-lagi kesehatan mental. Di kemudian hari, berbagai produk sintetis yang digunakan sebagai pewarna, pewangi, perekat, cat, pengawet, pembersih hingga insektisida telah diketahui terlibat dalam timbulnya gejala dan gangguan kesehatan penghuninya.
Sumber: Trends in Biology
Mikrobiom dan Lingkungan Binaan
Efek menguntungkan pada kesehatan dari paparan mikroorganisme di lingkungan binaan juga telah dilaporkan, terutama untuk paparan yang terjadi di awal kehidupan. Selain itu, perangkat meta-genomik terbaru telah membuka jendela menuju pemahaman yang lebih baik tentang sejumlah besar mikroba penghuni tubuh manusia dan komunitas mikroba yang berada di lingkungan binaan.

Karakteristik lingkungan binaan, mikroba, dan perilaku manusia dalam lingkungan tersebut dapat memodulasi dosis mikroorganisme atau kompartemen yang terpapar, dan pada gilirannya mereka dapat mempengaruhi apakah mikroorganisme memiliki efek menguntungkan, merugikan, atau tidak berdampak pada kesehatan.  

Komunitas mikroorganisme yang sama dengan dinding selnya dapat bermanfaat bagi maupun merusak kondisi kesehatan manusia tergantung pada keadaannya, seperti karakteristik bangunan, masa hidup orang yang terpapar, rute paparan, co-eksposur, dosis, dan sensitivitas genetik. Misalnya, bayi yang menelan mikroorganisme saat merangkak di lantai dapat merespons secara berbeda daripada orang dewasa dengan asma yang menghirup mikroorganisme yang sama. Mikroba yang berpotensi bermanfaat diantaranya meliputi mikroorganisme yang mampu melatih atau memodulasi kekebalan manusia, menghasilkan molekul kecil yang memediasi kesehatan manusia, atau mengaktifkan fungsi lain yang meningkatkan kesehatan inang manusianya.
Tantangan 
Yang menjadi tantangan berikutnya adalah kebutuhan untuk mengidentifikasi serangkaian kesenjangan pengetahuan yang esensial di pada area-area seperti variasi iklim dan dampaknya terhadap lingkungan binaan. Tantangan berikutnya adalah memperoleh data tambahan yang diperlukan untuk mendukung berbagai kerangka kerja kualitatif untuk memahami dan menilai lingkungan binaan serta memprioritaskan tujuan penelitian untuk mempercepat penerapan pengetahuan tentang mikrobioma lingkungan binaan untuk meningkatkan kelestarian lingkungan binaan dan kesehatan manusia.
Tantangan tambahan juga dapat dikaitkan dengan intervensi lingkungan binaan, dampak kesehatan, atau akses bagi mereka yang tinggal di lingkungan dibawah standar, seperti masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).  Mereka yang dengan status sosial ekonomi rendah cenderung akan kurang memiliki akses informasi tentang interaksi antara mikroba dan lingkungan binaan jika dibandingkan dengan yang status sosial ekonomi lebih tinggi. Selaini itu MBR akan memiliki kemampuan terbatas untuk melakukan perubahan pada bangunan hunian mereka, bahkan ketika mereka mengetahui pedoman bagaimana bangunan yang baik itu seperti apa.
Kemana kita akan melangkah? 
Desain studi untuk menguji hipotesis yang berhubungan dengan kesehatan, mengarah kepada perlunya usaha integrasi terpadu dari profesional kesehatan, ahli mikrobiologi, ahli kimia, ilmuwan bangunan, dan insinyur. Kebanyakan penelitian yang menyelidik hubungan lingkungan binaan dan kesehatan masyarakat dilakukan dengan cara sektoral, sehingga menyulitkan untuk memperoleh gambaran yang holistik pada setiap setting yang berbeda

Beragam penelitian lanjutan perlu dikembangkan dan diimplementasikan dengan pendekatan multidisipliner, untuk memastikan bahwa setiap penelitian mampu direproduksi dan menghasilkan pengetahuan yang dapat diterjemahkan dalam aplikasi nyata. Semakin banyak pengetahuan muncul tentang  mikroba, lingkungan dan kesehatan, akan memicu munculnya pertanyaan yang terkait bagaimana pengetahuan tersebut akan dapat digunakan para perancang bangunan (arsitek) sebagai dasar informasi dalam mendisain karyanya, sekaligus memastikan operasional bangunannya mampu menciptakan kinerja yang memelihara kesehatan lingkungan binaannya.



special attribution to: Allan Ocholla (link source)

Jumat, Mei 08, 2020

Jalan masih panjang: Sekelumit kondisi jurnal bidang Arsitektur di Indonesia

Jumat, Mei 08, 2020 0
Jalan masih panjang: Sekelumit kondisi jurnal bidang Arsitektur di Indonesia
Ba'da taraweh tiba2 muncul pikiran kepo saya terhadap kondisi jurnal-jurnal Arsitektur di Indonesia. Feeling awal saya berkata bahwa jurnal bidang Arsitektur perkembangannya tidak se "Wow" bidang sains dan teknologi lainnya. Jadi mulailah pelacakan saya, melalui browsing tentunya. Dari laman SINTA, dengan menggnakan kata kunci "Arsitektur" pada pencarian department menunjukkan lebih dari 200 jurusan/prodi/department arsitektur di seluruh Indonesia (http://sinta.ristekbrin.go.id/departments/index?page=1&q=arsitektur&search=1). Untuk data jurnalnya sendiri sumber infonya saya ambil dari laman APTARI dan APTARI. Walhasil ketemu setidaknya 64 jurnal Arsitektur seluruh Indonesia. Dari data tersebut, diperoleh potret sebaran status akreditasinya, dibandingkan dgn copyright, lisensi dan APC dari jurnal-jurnal Arsitekturnya




Dan kesimpulan awalnya, masih banyak sekali jurnal di bidang arsitektur yang belum terakreditasi, belum mencantumkan kebijakan hak cipta dan lisensi di lamannya,. walaupun mayoritas jurnal arsitektur free atau tidak menarik bayaran ke calon penulisnya

Kemudian dengan bantuan rekan, saya Cak Khalid, kami identifikasi kata kunci yang sering digunakan pada artikel-artikel bidang arsitektur di Indonesia, datanya sendiri kami tarik dari database DOAJ. Kenapa DOAJ? karena saat ini hanya DOAJ yang menyediakan metadatanya diunduh secara bebas. Tapi kelemahannya masih sedikit jurnal Arsitektur di Indonesia yang terindeks DOAJ. Kedepannya, kami akan coba tarik data dari Crossref yang saya yakin perbendahaaraan datanya lebih banyak. Aniway, ini tampilannya wordclud kata kuncinya
sumber: DOAJ, 2020





Jadi apa yang dapat disimpulkan???
Creative Commons License
All posted materials by MRATODI.NET is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.