MRATODI: jurnal

What i can share, i share

Tampilkan postingan dengan label jurnal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jurnal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juni 29, 2024

Wawasan Terbaru Kesehatan Lingkungan: Temuan Penting dari Jurnal Global Health and Environmental Perspectives

Sabtu, Juni 29, 2024 0
Wawasan Terbaru Kesehatan Lingkungan: Temuan Penting dari Jurnal Global Health and Environmental Perspectives


Bayangkan sebuah jurnal yang menyelidiki misteri di balik air yang kita minum, udara yang kita hirup, dan lingkungan tempat kita tinggal. Itulah yang disajikan oleh edisi terbaru Global Health and Environmental Perspectives Journal. Jurnal ini bukan hanya kumpulan kata-kata ilmiah yang membosankan, tapi lebih seperti peta harta karun yang menuntun kita ke arah hidup yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih bersih (semoga).

Anda pernah bertanya-tanya apakah air minum dari depot di ujung jalan itu benar-benar aman? Para peneliti punya jawabannya. Mereka juga mengungkap trik cerdas untuk membuat air limbah puskesmas lebih bersih, dan cara jitu menangani sampah rumah sakit yang bisa bikin kita bergidik.

Tapi tunggu, masih ada lagi! Jurnal ini juga membahas soal udara di rumah sakit. Ternyata, ada bakteri yang beterbangan di sana. Tenang, para ahli sudah punya solusinya. Oh, dan bagi yang sering jajan di kantin sekolah, ada kabar gembira. Ada cara keren untuk membuat penjual makanan lebih higienis, dan caranya cukup dengan nonton video!

Bicara soal makanan, jurnal ini juga mengupas tuntas cara menangani limbah industri sasirangan, kain khas Kalimantan yang berwarna-warni itu. Siapa sangka, ada cara canggih untuk membuat limbahnya ramah lingkungan?

Nah, untuk yang sering merasa capek saat kerja, terutama para pekerja batu kapur, jurnal ini punya tips khusus untuk Anda. Dan buat para orang tua, ada informasi penting tentang hubungan antara toilet bersih dan pertumbuhan anak. Siapa tahu, menjaga kebersihan toilet bisa jadi kunci anak tumbuh tinggi dan sehat!

Intinya, jurnal ini seperti kotak pandora yang penuh kejutan. Setiap halamannya membuka mata kita tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang-orang yang kita sayangi dan generasi mendatang.

Penasaran dan ingin tahu lebih banyak? Kabar baiknya, Anda bisa mengakses artikel lengkapnya secara gratis! Cukup kunjungi https://riverstudies.id/index.php/ghep/issue/view/5 dan nikmati semua wawasan menarik ini. Jadi, siap untuk mulai peduli dengan lingkungan sekitar dan membuat perubahan positif? Ayo baca sekarang dan jadilah bagian dari solusi!

Jumat, Mei 08, 2020

Jalan masih panjang: Sekelumit kondisi jurnal bidang Arsitektur di Indonesia

Jumat, Mei 08, 2020 0
Jalan masih panjang: Sekelumit kondisi jurnal bidang Arsitektur di Indonesia
Ba'da taraweh tiba2 muncul pikiran kepo saya terhadap kondisi jurnal-jurnal Arsitektur di Indonesia. Feeling awal saya berkata bahwa jurnal bidang Arsitektur perkembangannya tidak se "Wow" bidang sains dan teknologi lainnya. Jadi mulailah pelacakan saya, melalui browsing tentunya. Dari laman SINTA, dengan menggnakan kata kunci "Arsitektur" pada pencarian department menunjukkan lebih dari 200 jurusan/prodi/department arsitektur di seluruh Indonesia (http://sinta.ristekbrin.go.id/departments/index?page=1&q=arsitektur&search=1). Untuk data jurnalnya sendiri sumber infonya saya ambil dari laman APTARI dan APTARI. Walhasil ketemu setidaknya 64 jurnal Arsitektur seluruh Indonesia. Dari data tersebut, diperoleh potret sebaran status akreditasinya, dibandingkan dgn copyright, lisensi dan APC dari jurnal-jurnal Arsitekturnya




Dan kesimpulan awalnya, masih banyak sekali jurnal di bidang arsitektur yang belum terakreditasi, belum mencantumkan kebijakan hak cipta dan lisensi di lamannya,. walaupun mayoritas jurnal arsitektur free atau tidak menarik bayaran ke calon penulisnya

Kemudian dengan bantuan rekan, saya Cak Khalid, kami identifikasi kata kunci yang sering digunakan pada artikel-artikel bidang arsitektur di Indonesia, datanya sendiri kami tarik dari database DOAJ. Kenapa DOAJ? karena saat ini hanya DOAJ yang menyediakan metadatanya diunduh secara bebas. Tapi kelemahannya masih sedikit jurnal Arsitektur di Indonesia yang terindeks DOAJ. Kedepannya, kami akan coba tarik data dari Crossref yang saya yakin perbendahaaraan datanya lebih banyak. Aniway, ini tampilannya wordclud kata kuncinya
sumber: DOAJ, 2020





Jadi apa yang dapat disimpulkan???
Creative Commons License
All posted materials by MRATODI.NET is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.