MRATODI

MRATODI

What i can share, i share

Breaking

Rabu, Mei 01, 2024

Dunia Tersembunyi di Tepi Sungai: Kisah Kekuatan dan Harapan dari Permukiman Kumuh Banjarmasin Selatan

Rabu, Mei 01, 2024 2
Dunia Tersembunyi di Tepi Sungai: Kisah Kekuatan dan Harapan dari Permukiman Kumuh Banjarmasin Selatan


Di tepian Sungai Pekapuran yang mengalir tenang di Banjarmasin Selatan, tersembunyi sebuah dunia yang jarang terlihat oleh mata banyak orang. Di antara bangunan-bangunan padat kota, terdapat permukiman kumuh yang menjadi rumah bagi banyak keluarga berpenghasilan rendah. Setiap hari, mereka terjebak dalam perjuangan untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras. Namun, di balik derita dan kesulitan yang mereka hadapi, terdapat cerita kekuatan dan harapan yang menginspirasi.

Dalam sebuah penelitian kami yang dilakukan di daerah ini, kami menyelami kehidupan sehari-hari penduduk permukiman kumuh. Mereka menemukan bahwa di balik lapisan kemiskinan dan keterbatasan, ada ketahanan luar biasa dan aspirasi yang kuat. Meskipun infrastruktur yang tidak memadai, risiko kesehatan, dan ancaman bencana alam selalu mengintai, penduduk sungai ini tidak pernah menyerah pada keadaan. Mereka memendam impian untuk memiliki rumah yang layak dan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

Yang menarik dari penelitian ini adalah adanya inisiatif yang dipimpin oleh komunitas itu sendiri. Meskipun miskin dalam harta, mereka kaya akan semangat untuk berbagi dan membantu sesama. Dari usaha bersama ini, muncullah harapan untuk perubahan yang lebih baik. Namun, tantangan tidaklah sedikit. Batasan ekonomi yang ketat membuat mereka sulit untuk meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri. Ditambah lagi dengan risiko kesehatan yang tinggi karena kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi yang layak.

Namun demikian, penelitian ini memberikan pandangan baru bagi pembuat kebijakan dan para pengambil keputusan di kota ini. Dengan memahami kebutuhan dan aspirasi penduduk sungai, mereka dapat merancang kebijakan yang lebih inklusif dan efektif. Diperlukan solusi khusus yang memperhitungkan konteks unik dari permukiman kumuh ini. Ini bukan hanya masalah pembangunan fisik, tapi juga melibatkan membangun kepercayaan dan partisipasi dari masyarakat setempat.

Dalam kehangatan matahari yang menyinari tepian sungai, terdapat cerita yang belum selesai. Melalui penelitian ini, kita belajar bahwa di setiap sudut kota, terdapat kisah kehidupan yang perlu kita dengarkan. Dan di dalamnya, kita menemukan inspirasi untuk menciptakan perubahan yang lebih baik bagi semua orang. Untuk membaca lebih lanjut tentang penelitian ini dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam, Anda dapat mengakses artikel lengkapnya di sini.

Cerita dari Layar Editor: Mencetak Sejarah Jurnal Indonesia di DOAJ

Rabu, Mei 01, 2024 0
Cerita dari Layar Editor: Mencetak Sejarah Jurnal Indonesia di DOAJ


Halo teman-teman pecinta ilmu pengetahuan dan akses terbuka! Siap-siap untuk mengikuti petualangan saya dalam dunia editorial jurnal-jurnal akses terbuka bersama DOAJ. Perjalanan ini tidak hanya tentang mengedit dan menilai, tapi juga penuh dengan cerita dan kejutan yang seru!

Mulai dari pertengahan tahun 2018, saya terjun ke dunia editorial sebagai associate editor di DOAJ. Tidak terasa, waktu berlalu begitu cepat dan pada bulan September 2021, saya diberi kepercayaan untuk naik satu tingkat menjadi editor. Sebuah langkah besar dalam karir saya yang penuh dengan lembaran-lembaran pengetahuan!

Bergabung dengan kelompok Indonesia 1 adalah bagian dari perjalanan ini yang sangat spesial. Di Indonesia, kami memiliki empat kelompok, dan saya adalah bagian dari tim yang terdiri dari satu redaktur pelaksana (Managing editor), dua editor, dan enam belas associate editor. Tim kami adalah potret mini dari dedikasi dan keahlian yang beragam, semuanya berasal dari tanah air tercinta, Indonesia.

Di tahun 2024, angka dan data menjadi saksi bisu usaha kami: total 112 lamaran jurnal telah saya tangani. Dari jumlah itu, ada 75 jurnal yang harus kami tolak. Meski terdengar banyak, setiap keputusan penolakan adalah langkah untuk menjaga kualitas dan integritas pengetahuan yang kami publikasikan. Sementara itu, 37 lamaran jurnal lainnya berhasil melewati seleksi ketat kami dan diterima. Setiap pengumuman penerimaan selalu menjadi momen kegembiraan yang tak terlupakan.

Setiap aplikasi jurnal yang datang kepada kami seperti teka-teki yang menantang. Ada yang membahas topik yang sudah sangat familiar, tapi tidak jarang juga yang membawa angin segar dengan ide-ide yang inovatif, kreatif dan kadang-kadang, di luar dugaan. Kegiatan mengelola dan memutuskan nasib dari ratusan jurnal ini bukan hanya pekerjaan, tapi juga pelajaran berharga tentang berbagai bidang ilmu pengetahuan yang luas.

Pekerjaan ini tidak hanya tentang angka dan keputusan. Di setiap aplikasi jurnal yang kami evaluasi, tersimpan cerita-cerita pengelola jurnal yang berdedikasi dan mimpi mereka untuk memajukan dunia ilmu pengetahuan. Itulah mengapa, setiap keputusan yang kami ambil di DOAJ tidak hanya berfokus pada kualitas ilmiah, tapi juga pada dampak dan kontribusi yang dapat diberikan kepada komunitas global.

Sebagai penutup, saya ingin mengajak semua kawan-kawan untuk tidak hanya melihat apa yang kami tolak atau terima, tapi juga memahami proses dan perjuangan di balik setiap keputusan. Bergabung dalam perjalanan ini tidak hanya mengajarkan saya tentang dunia editorial, tapi juga tentang kekuatan dan pentingnya akses terbuka dalam penyebaran pengetahuan. Sampai jumpa di postingan berikutnya, di mana saya akan membawa kalian lebih dekat lagi dengan kisah-kisah menarik dari balik layar DOAJ!

Terima kasih sudah mengikuti cerita saya dan mari kita teruskan perjuangan untuk akses ilmu pengetahuan yang lebih terbuka!

Creative Commons License
All posted materials by MRATODI.NET is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.